<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="9829">
 <titleInfo>
  <title>Strategi Marketing Public Relations PTPN Radio Solo Melalui akun Instagram untuk Membangun Engagement dengan Pendengar</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nanda Daniswara Rahmadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>LSPR</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemajuan era digital di masa sekarang semakin menggeser eksistensi radio. Oleh karena itu, PTPN Radio Solo yang sudah berdiri selama 57 tahun perlu menemukan cara agar dapat menjaga eksistensi serta membangun engagement dengan pendengar, tidak hanya on-air melainkan juga online. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami strategi yang dilakukan melalui Instagram untuk meningkatkan engagement dengan pendengar PTPN Radio Solo menggunakan teori push, pull, dan pass dalam marketing public relations yang dikembangkan oleh Thomas L. Harris. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara mendalam dilengkapi dengan data sekunder yang diperoleh dari e-jurnal, buku, artikel, dan company profile. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sosial media Instagram pada akun @ptpnradiosolo untuk membangun engagement dengan pendengar PTPN Radio Solo dinilai sudah baik namun belum maksimal. Hal ini dikarenakan konten-konten video yang diunggah oleh PTPN Radio Solo sudah menimbulkan interaksi dengan pendengarnya baik itu berupa likes, comment, dan share. Selain itu, dengan jumlah followers yang tergolong cukup banyak, bukan tidak mungkin peningkatan engagement dari @ptpnradiosolo dapat terjadi ketika PTPN Radio Solo juga memperhatikan kualitas konten, tampilan yang menarik agar pengikut dapat bertahan menyaksikan konten serta dilengkapi dengan caption yang ramah kepada pengguna dan bersifat interaktif agar engagement dapat terus terjalin dengan pendengarnya.&#13;
&#13;
&#13;
Kata Kunci: Instagram, marketing public relations, engagement, PTPN Radio</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Public Relations &amp; Digital Communication</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>2025</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Skripsi-Kualitatif</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Nanda Daniswara Rahmadi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Dr. Kartika Singarimbun, S.Sos, M.I.Kom.</topic>
 </subject>
 <classification>NONE</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Library LSPR Institute of Communication and Business Amani Library Management System</physicalLocation>
  <shelfLocator>S1.PRDC.224.25</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">S102947SP</numerationAndChronology>
    <sublocation>Hanya Tersedia Softcopy</sublocation>
    <shelfLocator>S1.PRDC.224.25</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals/>
 <slims:image>sampul_skripsi.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>9829</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-30 14:13:11</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-02 11:35:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>